dr. Aminuddin Tunaikan Komitmen Moral: Penguatan RT dan RW Jadi Fondasi Kota Probolinggo

    dr. Aminuddin Tunaikan Komitmen Moral: Penguatan RT dan RW Jadi Fondasi Kota Probolinggo
    dr Aminuddin memberikan sambutan dalam kegiatan penguatan peran RT dan RW yang digelar di GOR Mastrip, Kedopok (Foto: Pemkot)

    Kota Probolinggo – Komitmen politik yang pernah disampaikan di hadapan masyarakat kini memasuki tahap pembuktian. Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, secara resmi merealisasikan peningkatan honorarium Ketua RT dan RW sebagai bagian dari penguatan struktur pelayanan paling dasar di Kota Probolinggo.

    Kebijakan ini bukan sekadar kenaikan nominal, melainkan penegasan bahwa pemerintah daerah menempatkan RT dan RW sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial, ketertiban administrasi, serta ketahanan lingkungan masyarakat.

    Dalam kegiatan penguatan peran RT dan RW yang digelar di GOR Mastrip, Kedopok, Wali Kota menyerahkan secara simbolis insentif kepada perwakilan Ketua RT dan RW. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya skema baru honorarium sebesar Rp1.000.000 per bulan bagi setiap Ketua RT dan RW.

    “RT dan RW adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Mereka yang paling cepat mengetahui persoalan warga, paling awal hadir saat ada kebutuhan darurat, dan paling dekat dengan dinamika sosial di lingkungan, ” ujar Aminuddin dalam sambutannya.

    Walikota secara simbolis menyerahkan honorarium kepada 1.030 Ketua RT dan 200 Ketua RW

    Saat masa kampanye Pilkada lalu, pasangan Aminuddin–Ina Dwi Lestari menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran kelembagaan RT dan RW melalui peningkatan kesejahteraan. Kini, janji tersebut telah terealisasi melalui kebijakan resmi Pemerintah Kota Probolinggo.

    Namun dalam implementasinya, Pemkot tidak hanya menaikkan nominal, tetapi juga melakukan penyesuaian mekanisme pencairan agar lebih efektif dan tepat waktu.

    Kenaikan honor ini dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Pemerintah Kota Probolinggo meyakini bahwa penguatan RT dan RW akan berdampak pada peningkatan kualitas data kependudukan, Respons cepat terhadap persoalan sosial, Penguatan program penanggulangan kemiskinan serta bisa menjaga stabilitas keamanan lingkungan

    Wakil Walikota secara simbolis menyerahkan honorarium kepada 1.030 Ketua RT dan 200 Ketua RW

    Langkah ini sekaligus menjadi simbol bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada infrastruktur sosial yang menopang kehidupan masyarakat sehari-hari.

    Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

    “Kenaikan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga, ” tegasnya.

    Dengan terealisasinya kebijakan ini, Pemerintah Kota Probolinggo menegaskan bahwa komitmen politik yang disampaikan kepada masyarakat bukanlah retorika, melainkan janji yang ditunaikan melalui kebijakan nyata dan terukur.

    kota probolinggo walikota aminuddin wakil walikota ina janji politik rt/rw
    Wahyu Pro SH

    Wahyu Pro SH

    Artikel Sebelumnya

    PLN Nusantara Power UP Paiton Salurkan Paket...

    Artikel Berikutnya

    Dukung Pengurangan Sampah, PLN Nusantara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tony Rosyid: Sekenario mengepung Iran Sedang Berjalan
    Nanik Sudaryati Deyang: Sanksi Tegas untuk Praktik Curang Program Makan Bergizi Gratis
    Prabowo dan Menteri Keamanan Tiongkok Bahas Stabilitas Kawasan
    Sony Sonjaya: BGN Dorong Penguatan Industri Peternakan untuk Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi
    Unhas Makassar Dorong Gizi Anak Lewat Dapur Bergizi Gratis

    Ikuti Kami