Probolinggo, Jawa Timur — Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Gerindra, Ibu Supriatin, S.Pd, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke warga Desa Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, yang rumahnya terdampak bencana longsor akibat terkikisnya tebing di samping aliran sungai setempat. Kegiatan kunjungan ini terekam dalam sebuah video yang juga diunggah di platform media sosial TikTok.
Kunjungan berlangsung pada hari Minggu 8 Februari sekitar jam 14.00 WIB, Ibu Supriatin S.Pd didampingi oleh suaminya Bapak Agus, serta warga lainnya. Ibu Supriatin menyampaikan perhatian penuh serta empati kepada keluarga yang rumahnya menjadi korban kondisi darurat tebing sungai yang longsor.

Beliau menyempatkan diri berdialog dengan pemilik rumah untuk mendengar aspirasi serta kebutuhan mendesak yang diperlukan pasca-kejadian. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan paket sembako dan santunan sebagai upaya meringankan beban ekonomi warga yang terdampak.
"Kami hadir di sini bukan sekadar menjalankan tugas, tapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Probolinggo. Fraksi Gerindra berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti ini, " ujar Ibu Supriatin, S.Pd.
Dalam keterangannya kepada warga, Ibu Supriatin menyatakan bahwa dirinya akan mendorong percepatan bantuan dan upaya penanganan mitigasi bencana di lokasi tersebut agar tidak menimbulkan ancaman lanjutan di masa mendatang. Ia juga berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi warga kepada instansi terkait di tingkat kabupaten guna mendapatkan solusi jangka pendek dan jangka panjang.
“Keamanan dan keselamatan warga adalah prioritas kami. Kami akan koordinasikan dengan dinas terkait agar tebing sungai yang rawan ini dapat segera ditangani secara permanen, dan kami akan upayakan langkah percepatan pemulihan melalui jalur legislatif, ” ujar Ibu Supriatin dalam pertemuan dengan warga.

Sementara itu, salah seorang warga yang rumahnya berada di titik longsor menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Warga berharap agar solusi cepat dan komprehensif segera diterapkan sebelum bencana yang lebih besar terjadi.
